Sampah menjadi permasalahan yang cukup menyita perhatian beberapa waktu terakhir, selain karena jumlah sampah yang cenderung mengalami kenaikan, perilaku dari beberapa orang yang belum sadar untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan membuat permasalahan tentang sampah ini menjadi semakin kompleks.

Merespon tentang permasalahan sampah ini, santri SMP Muhammadiyah Plus Klaten Utara (MPLUS KLARA) pada Ahad (09/02/20) pagi melakukan kegiatan Pungut Sampah di sekitar arena Car Free Day, dengan membawa trash bag, para santri mengumpulkan sampah yang dibuang sembarangan, setelah sampah itu terkumpul lalu dibuang di tempat sampah yang tersedia.

Ustadzah Dian Ayuningsih yang menjadi penanggungjawab dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa selain sebagai bentuk dari implementasi materi pembelajaran Al-Quran Hadits, Pungut Sampah ini dilaksanakan juga sebagai bentuk partisipasi mewujudkan Indonesia bebas sampah plastik sekaligus menumbuhkan semangat cinta lingkungan kepada para santri.

“Sebagaimana yang kita ketahui bahwa saat ini Indonesia menempati peringkat kedua sebagai penghasil sampah khususnya sampah plastik terbesar di dunia. Maka dari itu, para santri ini kita ajak Outing Class, kita libatkan dalam kegiatan Pungut Sampah ini dengan harapan nantinya mereka mampu mengimplementasikan materi yang sudah dipelajari di sekolah sekaligus juga membantu mewujudkan Indonesia bebas sampah plastik.” papar ustadzah Dian.

Ada hal yang menarik dalam kegiatan pungut sampah tersebut, yakni para santri membawa wadah makan dan minum sendiri dari rumah. Saat ditanya mengenai hal itu, ustadzah Dian menjelaskan bahwa para santri sengaja diarahkan untuk membawa wadah makan dan minum dengan tujuan apabila nanti mereka ingin membeli makanan atau minuman, langsung ditempatkan pada wadah tersebut tanpa harus menggunakan plastik dengan begitu dapat mengurangi sampah plastik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *